Tidak berjarak lama dari rilisnya Vaporesso XROS 5, Vaporesso langsung mengeluarkan versi terbarunya, yaitu XROS 6. Sebelumnya, Vaporesso XROS 5 ini juga punya varian XROS 5 Mini yang lumayan ramai dibahas dan sempat masuk deretan best pod tahun lalu.
Tapi, tentu kurang apple to apple kalau kita membandingkan versi Mini dengan rilis terbarunya. Jadi, yang paling pas adalah membandingkan langsung antara Vaporesso XROS 5 dan XROS 6.
Pembahasan ini cocok buat kamu yang memang berencana upgrade dari XROS 5 ke 6, atau yang baru mau coba Vaporesso tapi bingung mending beli XROS 5 yang sudah keluar setahun lalu, atau sekalian ambil XROS 6 yang baru rilis. Yuk, kita kupas apa saja bedanya!
Perbandingan Vaporesso XROS 5 vs XROS 6
Biar lebih enak ngebandinginnya, berikut adalah beberapa aspek yang bisa kamu bandingkan sebelum beli Vaporesso XROS 5 atau XROS 6, diantaranya:
1. Desain, Dimensi, dan Display Layar
Sekilas, desain dan bodi dari Vaporesso XROS 5 dan XROS 6 tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Namun jika diperhatikan lebih detail, body XROS 6 sedikit lebih panjang dibandingkan XROS 5.
Meskipun begitu, bobot keduanya tidak jauh berbeda, sehingga tetap terasa slim, compact, dan memiliki build quality yang solid.
Perbedaan paling kentara ada pada bentuk layar, XROS 5 menggunakan layar yang cenderung membulat, sedangkan layar XROS 6 didesain lebih lonjong ke bawah.
2. Fitur
Kedua pod ini sama-sama dibekali teknologi Corex 3.0 yang memastikan rasa lebih bold, aroma kaya, dan tarikan yang smooth. Namun, XROS 6 punya satu keunggulan menarik, yaitu fitur Prime Coil 60s.
Jika biasanya cartridge baru butuh didiamkan selama 10 menit setelah diisi liquid, di XROS 6 kamu hanya butuh waktu 1 menit. Cukup tekan tombol firing selama 3 detik, dan fitur ini akan otomatis berjalan.
Selebihnya, fitur kedua device ini kurang lebih sama, termasuk ketersediaan tema layar, indikator baterai, puff counter, dan tiga pilihan power mode (Eco, Normal, Power).
3. Power
Output maksimal keduanya sama-sama berada di 30W. Daya ini bisa kamu atur secara manual jika menggunakan cartridge dengan resistensi 0.4 Ohm.
Untuk resistensi lainnya, kamu bisa memanfaatkan mode otomatis seperti Eco untuk vaping santai yang hemat baterai, Normal untuk penggunaan harian, dan Power buat kamu yang mengejar flavor serta throat hit maksimal.
4. Kapasitas Baterai
Upgrade yang paling terasa ada di bagian baterai. Vaporesso XROS 5 dibekali baterai 1500mAh (diklaim mampu bertahan hingga 5 hari) dengan waktu pengisian sekitar 20 menit menggunakan daya 5V/3A.
Sementara itu, XROS 6 hadir lebih tangguh dengan baterai 1800mAh dan dukungan 3A Super Charging yang diklaim hanya butuh waktu 10 menit untuk pengisian daya.
Dari segi kapasitas baterai dan efisiensi waktu pengecasan, XROS 6 jelas lebih unggul.
Baca Juga: Review Vaporesso XROS 6: Baterai Gede, Cas Cuma 10 Menit?
5. Cartridge
Ketahanan cartridge Vaporesso seri XROS memang dikenal sangat awet. Jika brand lain rata-rata bertahan 2 hingga 3 minggu, cartridge ini bisa awet hingga 1 bulan pemakaian.
XROS 5 dan XROS 6 menggunakan ekosistem cartridge yang sama, dengan pilihan resistensi lengkap mulai dari 0.4Ω, 0.6Ω, 0.8Ω, 1.0Ω, hingga 1.2Ω.
Semuanya kompatibel untuk liquid salt nic maupun freebase (PG/VG 40/60). Satu-satunya catatan dari cartridge ini adalah konsumsi liquid-nya yang tergolong cukup boros.
6. Varian
Di Indonesia, Vaporesso XROS 5 dan XROS 6 sama-sama menghadirkan edisi kolaborasi spesial dengan BimoPD, di samping pilihan warna regulernya yang trendy.
Untuk Vaporesso XROS 5 ada varian baru dengan bahan leather. Untuk setiap pembelian XROS 6 edisi BimoPD, paketnya sudah termasuk leather case untuk device dan leather case untuk botol liquid.
Baca Juga: Review Vaporesso XROS 5: Spesifikasi, Harga, dan Varian
7. Harga
Selisih harganya terbilang sangat tipis. Vaporesso XROS 5 versi reguler dibanderol sekitar Rp 300.000 dan edisi kolaborasi BimoPD di angka Rp 315.000.
Sementara itu, XROS 6 reguler dijual di kisaran Rp 320.000 dan edisi BimoPD di harga Rp 335.000.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, baik Vaporesso XROS 5 maupun XROS 6 sama-sama worth it untuk dimiliki karena build quality-nya yang terbukti kokoh. Pilihan akhirnya kembali ke preferensi dan kebiasaan vaping harianmu.
Kalau kamu tipe pengguna yang sangat mengutamakan efisiensi waktu, XROS 6 jelas jadi opsi yang lebih menarik. Berkat fitur priming coil yang cuma butuh 60 detik dan kemampuan pengisian daya super cepat, pod ini bakal cocok banget buat kamu yang punya mobilitas tinggi dan butuh device serba sat-set untuk dibawa bepergian.
Kedua device tersebut sudah ready di seluruh cabang Vapeboss, atau kalo gak mau ribet kamu bisa langsung checkout di website, produknya sudah di masukkan ke etalase bagian samping kanan artikel.
Baca Artikel Lainnya
Battle Pod Oxva Xlim Pro 3 vs Oxva Xlim 3 Ultra, Enak Mana?
5+ Rekomendasi Pod 300 Ribu yang Bikin Kamu Ngebul Seharian