Salah satu pertanyaan yang paling sering mampir ke Vaporista kita adalah: 'Bang, kalau pakai coil sekian, cocoknya pakai liquid apa, ya?'
Wajar sih, karena menentukan liquid berdasarkan ohm coil emang gampang-gampang susah. Kalau sampai salah pilih, taruhannya flavour nggak keluar maksimal atau coil gampang banget gosong.
Biar pengalaman vaping kamu makin maksimal, kali ini Vaporista Vapeboss bakal kasih rumusnya secara lengkap. Sebelum masuk ke detail angkanya, mari kita bahas dulu karakteristik tiga jenis liquid utama yang ada di luaran sana.
Yang Cocok untuk Liquid Freebase
Kata Vaporista Vapeboss, liquid tipe freebase ini memiliki karakter rasa yang kuat dan pilihan rasa yang bermacam-macam serta memiliki tingkat nikotin yang rendah (sekitar 3mg-12mg).
Jadi ketika kalian suka dan ingin mencari kombinasi rasa liquid yang beragam, maka liquid freebase ini cocok untuk jadi pilihan kalian.
Namun, liquid jenis freebase ini biasanya digunakan oleh orang-orang yang beralih dari pod ke mod atau pod ke aio (yang mendukung freebase), oleh karena itu jika kalian pengguna pod, liquid freebase bukan pilihan yang tepat.
Yang Cocok untuk Liquid Salt Nic
Selanjutnya, Vaporsita Vapeboss juga menjelaskan tentang liquid saltnic. Liquid salt nic, atau salt nicotine, sangat berbeda jauh dengan liquid freebase, karena liquid saltnic cenderung memiliki rasa yang tidak sekuat freebase dan tingkat nikotin yang tinggi (sekitar 15mg-50mg).
Proses ekstraksi liquid saltnic juga berbeda dengan freebase, oleh karena itu liquid saltnic hanya cocok digunakan di pod atau aio (yang mendukung saltnic).
Dan juga, liquid salt biasanya dikemas di botol ukuran 15ml hingga 30ml, memang ada yang 60ml tetapi tidak banyak.
Yang Cocok untuk Liquid Pod Friendly
Menurut Vaporista Vapeboss, liquid jenis pods friendly adalah liquid pendatang baru yang bisa dibilang berada di tengah tengah antara freebase dan salt nic.
Liquid pods friendly memiliki rasa yang kuat seperti freebase namun ekstraksi dan tekstur liquid pods friendly dibuat seperti salt nic serta punya tingkat nikotin yang tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi (sekitar 9-35mg).
Jadi, Vaporista Vapeboss merekomendasikan liquid ini jika kalian menggunakan aio dan jika kalian ingin rasa yang kuat namun sensasi nikotinnya lembut.
Jenis Ohm Yang Cocok Untuk Tipe Liquid
Hal ini adalah poin paling penting, dikarenakan ohm coil akan menentukan kecocokan liquid agar bisa digunakan dengan baik.
Vaporista Vapeboss menjelaskan bahwa ohm coil biasanya ditentukan oleh device, jika device itu pod yang powernya dibawah 18 watt, coilnya hanya sebatas 1.0-1.2 Ohm, dan itu cocok untuk salt nic atau pods friendly.
Lalu, untuk device pod yang memiliki power 40-50 watt, biasanya akan tersedia coil 0.3 Ohm, 0.6 Ohm, 0.8 Ohm hingga 1.2 Ohm untuk kriteria yang cocok yaitu freebase
Di coil 0.6 Ohm dan 0.8 Ohm ke atas seperti 1.0 Ohm atau 1.2 Ohm cocok untuk salt nic dan pods friendly.
Kemudian Vaporista Vapeboss juga menambahkan jika device tersebut mendukung hingga power 80 watt, maka biasanya akan ada coil 0.2 Ohm, 0.16 Ohm, dan 0.15 Ohm, untuk tipe coil ini sudah pasti cocok untuk liquid freebase.
Jadi, kesimpulannya jika coil diatas 0.6 Ohm seperti 0.8 Ohm, 1.0 Ohm dan 1.2 Ohm itu cocok untuk liquid salt nic atau pods friendly berlaku juga untuk cartridge coil yang sudah menyatu, lalu untuk coil dibawah 0.6 Ohm seperti 0.4 Ohm, 0.3 Ohm, 0.2 Ohm, dan 0.15 Ohm, itu cocok untuk freebase.
Rekomendasi Device Pod Versi Vaporista
Berikut ini adalah beberapa rekomendasi device pod yang dibawakan oleh vaporista kita, diantaranya:
1. Foom Pod X Switch
Foom Pod X Switch ini ibaratnya versi upgrade dari Foom Pod X biasa. Kalo dari segi harga selisihnya gak banyak tapi dari segi fitur yang dirasakan akan jauh berbeda.
Device ini dibekali dengan fitur switch yang kegunaannya bisa untuk atur airflow sekaligus power, 2 fitur dalam 1 kali jalan. Kemudian dari segi baterainya juga terdapat upgrade ke 1000mAh yang bisa tahan hingga 2 hari pemakaian normal.
Harganya sekitar 210 ribu aja dengan varian warna yang beragam juga sudah include dengan liquid Foom 15ml.
Baca Juga: Review Foom Pod X Switch, Apakah Lebih Tahan Gosong?
2. Oxva Xlim Pro 2 DNA
Buat yang mau experience lebih, Oxva Xlim Pro 2 DNA ini sangat disarankan meskipun banyak banget pod Oxva yang lebih baru. Teknologi DNA pod pertama kali yang ditanam akan menghasilkan flavor yang lebih tebal dan balance.
Selain itu, Oxva Xlim Pro 2 DNA juga dibekali dengan fitur anti burn menggunakan cartridge stainless steel yang bisa mencegah cartridge gosong karena kehabisan liquid. Juga ada flavor repeat yang memungkinkan kamu merasakan flavor yang sama dengan sekali tekan.
Dari segi harga memang lumayan pricey tapi sangat sepadan dengan experience vaping yang akan kamu dapatkan. Harganya sekitar 480 ribu aja.
Baca Review Oxva Xlim Pro DNA Lebih Lengkap Disini
3. Vaporesso XROS 5
Kalo tujuanmu adalah mencari pod yang badak dari segi build quality dan cartridgenya, gak ada yang tepat selain Vaporesso XROS 5 ini.
Baterainya besar banget sekitar 1500mAh yang bisa tahan sampai jadi kamu gak perlu khawatir buat mobilisasi kemanapun tanpa bingung ngecharge. Memiliki cartridge dengan resistensi yang beragam sehingga bisa digunakan untuk liquid salt nic hingga freebase.
Dari segi harga juga masih sangat affordable di sekitar 215 ribu aja.
Baca Review Lengkap Vaporesso XROS 5 Disini
Penutup
Nah, itu dia panduan lengkap cara menentukan liquid berdasarkan ohm coil sekaligus rekomendasi device terbaik versi Vaporista Vapeboss. Jadi, mulai sekarang pastikan kamu mengecek spesifikasi coil atau cartridge sebelum beli liquid ya, biar umurnya awet dan flavour-nya keluar maksimal!
Buat kamu yang mau upgrade device ke salah satu rekomendasi di atas atau lagi nyari liquid yang paling pas buat pod kamu, langsung aja merapat ke offline store Vapeboss terdekat.
Kalau lagi mager keluar rumah, kamu juga bisa langsung checkout dengan mudah lewat marketplace resmi Vapeboss. Happy vaping!
Baca Artikel Lainnya
Coil 0.4 Ohm untuk Liquid Apa? Beneran Aman Buat Freebase?
Kapan Harus Ganti Cartridge Pod? Berapa Lama Durasinya?