Hai vapers! Beberapa dari kalian pasti pernah punya rencana bepergian ke luar kota, luar pulau, atau bahkan ke luar negeri. Biasanya, pesawat jadi pilihan utama karena cepat, praktis, dan nyaman.
Tapi di sisi lain, kalian adalah seorang vapers yang selalu bawa device ke mana pun pergi. Nah, di momen inilah sering muncul pertanyaan “Apakah boleh membawa vape di pesawat?”
Banyak yang ragu karena takut melanggar aturan bandara atau maskapai, padahal sebenarnya vape boleh dibawa—asal mengikuti aturan yang benar.
Di artikel ini, kamu akan menemukan aturan lengkap, cara membawa vape yang aman, serta tips penting biar perjalananmu tetap nyaman dan bebas masalah.
Aturan Membawa Vape di Pesawat
Vape atau rokok elektrik diizinkan dibawa dalam pesawat, asalkan memenuhi aturan yang berlaku. Ketentuannya terutama berkaitan dengan kapasitas baterai dan posisi penyimpanan selama penerbangan.
Mengacu pada SE Dirjen Perhubungan Udara Nomor 12 Tahun 2024, berikut aturan membawa vape di pesawat yang perlu kamu ketahui:
Jumlah Vape yang Diizinkan
– Setiap penumpang hanya boleh membawa 1 unit vape dalam penerbangan.
Penyimpanan Vape
– Vape wajib disimpan di bagasi kabin atau saku pakaian.
– Tidak boleh diletakkan di bagasi terdaftar (checked baggage) karena risiko baterai lithium.
Kapasitas Baterai
– Kapasitas baterai vape harus di bawah 100 Wh agar aman dibawa ke kabin.
Cairan Isi Ulang (E-Liquid)
– Setiap botol e-liquid maksimal 100 ml.
– Semua botol harus dimasukkan ke kantong plastik transparan berkapasitas maksimal 1 liter.
Persiapan Sebelum Terbang
– Pastikan device dalam kondisi mati.
– Jika memungkinkan, lepas baterainya untuk mencegah aktivasi tidak sengaja.
Selama Penerbangan
– Vape tidak boleh digunakan di dalam pesawat karena bisa memicu alarm asap serta mengganggu keselamatan penerbangan.
Aturan dari Maskapai
– Beberapa maskapai memiliki kebijakan tambahan, jadi tetap cek aturan maskapai yang kamu gunakan sebelum berangkat.
Baca Juga: Perbedaan Pod dan Mod yang Perlu Kalian Ketahui
Tips Menyimpan Vape yang Benar dan Aman
Agar perjalananmu tetap aman, berikut panduan penyimpanan vape yang wajib kamu perhatikan, baik untuk pengguna mod, AIO, maupun pod:
1. Pisahkan Komponen Utama
- Mod / AIO: Lepas atomizer dari body mod.
- Pod: Copot cartridge/pod dari device untuk mencegah kebocoran dan aktivasi tidak sengaja.
2. Amankan Baterai
- Jika menggunakan mod eksternal, lepas baterainya dan simpan di casing khusus baterai (ini WAJIB).
- Kalau tidak punya casing khusus, masukkan kembali baterai ke mod, pastikan mod dimatikan, dan atomizer tetap dipisahkan.
3. Turunkan Keamanan Device
- Atur watt ke setting terendah sebelum disimpan agar lebih aman.
4. Batasi Jumlah Liquid yang Dibawa
- Bawa liquid secukupnya saja—idealnya maksimal 3 botol, dan tiap botol tidak lebih dari 100 ml.
5. Gunakan Smoking Room Jika Tersedia
- Di beberapa bandara ada ruang merokok. Kamu boleh pasang kembali perangkatmu untuk vaping singkat, tapi jangan lupa lepas lagi semua komponen saat masuk ke area boarding.
6. Saat Akan Boarding
- Pastikan kembali mod, atomizer/cartridge, dan baterai disimpan terpisah dan aman.
- Terutama baterai, karena ini komponen paling berisiko jika salah penanganan.
Mindset yang Benar Saat Membawa Vape di Pesawat
Banyak vapers takut membawa vape karena khawatir akan disita. Padahal yang seharusnya menjadi fokus utama adalah keselamatan, bukan sekadar kehilangan perangkat.
Membawa vape dengan cara yang salah bisa meningkatkan risiko kejadian berbahaya seperti korsleting, panas berlebih, hingga kebakaran. Dan jika itu terjadi saat pesawat sudah berada di udara, tidak banyak yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.
Jadi, penting banget untuk punya mindset yang benar dengan mengikuti aturan, simpan perangkat dengan aman, dan dahulukan keselamatanmu serta keselamatan penumpang lainnya.
Perhatikan Cara Menyimpan Liquid
Semakin tinggi di udara, kepadatan udara akan semakin rendah. Karena kepadatan semakin rendah maka udara akan mengembang.
Nah bayangkan sebuah botol berisi setengah liquid, 50% berisi liquid, dan sisanya tentu saja berisi udara. Ketika kamu bawa naik ke atas, maka liquid akan santai saja, tapi udara di dalam botol akan mengembang dan mendesak cairan keluar botol dan menyebabkan bocor.
Simpan Toolkit Vape di Bagasi
Jangan bawa alat-alat ini ke dalam kabin pesawat, kebanyakan memang dilarang seperti gunting dan sisanya berpotensi untuk disita.
Gunting dan benda tajam lainnya harus kamu laporkan agar tidak disita. Ini mungkin akan menghabiskan banyak waktu, jadi untuk gunting tinggalkan saja dan beli di kota tujuan.
Penutup
Dengan mengikuti aturan penerbangan dan tips penyimpanan di atas, kamu bisa membawa vape di pesawat dengan aman tanpa perlu khawatir. Intinya, pastikan semuanya tertata rapi, baterai aman, liquid disimpan sesuai ketentuan, dan tetap patuhi aturan maskapai.
Dengan begitu, perjalananmu tetap nyaman, tenang, dan bebas drama. Selamat terbang dan stay safe, vapers!
Baca Artikel Lainnya





