Vapeboss Indonesia

Blog Details

image

Studi Baru Menyatakan Vape Memungkinkan Perokok Untuk Berhenti Meski Tidak Ingin

Vapeboss – Studi baru yang terbit di Jama Network Open berjudul "Association of e-Cigarette Use With Discontinuation of Cigarette Smoking Among Adult Smokers Who Were Initially Never Planning to Quit" menemukan bahwa vaping dapat membantu perokok untuk berhenti meski mereka tidak ada keinginan berhenti.

Untuk menganalisa keterkaitan vaping dengan berhentinya perokok yang tidak berniat berhenti, tim peneliti mengekstrak data dari Studi Longitudinal Population Assessment of Tobacco and Health (PATH) yang dimana peserta dievaluasi dalam 3 wawancara antara tahun 2014 dan 2019.

Peneliti mengumpulkan hasil pengamatan sebanyak 2489 dari 1600 perokok yang tidak berencana untuk berhenti. Kemudian tim peneliti membuat perbandingan tingkat berhenti antara mereka yang menggunakan vape dan yang tidak menggunakan vape. Hasil tersebut mnyatakan 6% peserta berhenti selama penelitian, sementara 4,5% lainnya mengurangi rokoknya kurang dari 1 batang per hari.

Studi tersebut menyorot bahwa perokok yang menggunakan vape teratur 8 kali lipat lebih mungkin untuk berhenti merokok secara total dan hampir 10 kali lipat lebih mungkin untuk berhenti merokok setiap hari. Disisi lain, peneliti tidak menemukan adanya hubungan antara berhenti merokok dan jarang vaping. Menurut peneliti, kesimpulan didapat adalah produk vape akan mendorong perokok berhenti ketika digunakan secara teratur.