Vapeboss Indonesia

Blog Details

image

Cartridge atau Tangki Vapemu Rembes? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya!

Vapeboss – Rembes atau istilah dalam kata vapers 'leaking' adalah sesuatu yang sering kita jumpai ketika menggunakan vape pod atau mod dengan RTA yang ber-tangki. Leaking terjadi apabila liquid meluber keluar dari tangki atau cartridge vape kalian melalui beberapa celah seperti airflow, chimney (lubang hisap), lubang coil, dan lain sebagainya.

Tergantung penyebab dibalik terjadinya leaking, yang jelas cukup menyebalkan adalah liquid akan cepat habis tanpa sempat kalian nikmati. Biasanya, hal ini pun bisa terjadi di beberapa merk vape terkenal dan menjadi permasalahan yang sering dihadapi oleh vapers.

Namun tidak perlu khawatir, karena di artikel kali ini kita akan membagikan beberapa informasi untuk mencegah vape kalian dari masalah leaking, jadi pastikan simak sampai habis ya!

Cek seal atau segel tempat pengisian liquid – Bagian ini adalah yang paling krusial, karena jelas ketika ada permasalahan pada seal, tentunya liquid akan bocor dan membanjiri vape kalian. Terkadang, kita kurang teliti saat berurusan dengan seal, kalian mungkin membiarkan seal kurang tertutup rapat saat terburu-buru atau bisa juga karena seal rusak karena faktor umur dan terkikis sesuatu. Oleh karena itu, kalian perlu memastikan seal masih dalam kondisi bagus, dan selalu tutup kembali dengan rapat setelah mengisi ulang liquid.

Bersihkan sisa-sisa liquid yang menempel di chimney – Semua cartridge atau tanki RTA selalu memiliki lubang hisap yang terletak di atas, yang dikenal dengan sebutan chimney. Biasanya, kalian bisa menemukan ada sisa-sisa liquid di chimney, dimana liquid tersebut bisa menyebabkan leaking karena memicu liquid keluar dari tanki atau cartridge. Permasalahan seperti ini bisa kalian atasi dengan cara plintir tisu agar muat di lubang, kemudian bersihkan hingga liquid terserap di tisu.

Cek kondisi karet O-ring – Karet O-ring bisa kalian temui di tempat pemasangan coil atau di tutup tangki, warna O-ring bisa bervariasi, antara hitam, merah, kuning dll. O-ring juga merupakan bagian yang cukup fatal, jika O-ring rusak, maka liquid akan lebih mudah meluber karena coil atau tutup tangki tidak bisa tertutup dengan sempurna.

Cek airflow – Pastikan airflow dalam kondisi tertutup ketika kalian mengisi liquid. Kemudian saat mulai digunakan, baru sesuaikan kembali airflow dari kondisi tertutup. Hal ini bertujuan agar tidak ada liquid yang ikut keluar saat pengisian liquid, dan liquid tidak akan terlalu banyak membanjiri coil ketika kalian menghisap vape.

Cek apabila ada retakan di tangki atau cartridge – Segala bentuk keretakan di kaca tangki atau mika cartridge dapat menyebabkan liquid merembes keluar, sesuai dengan sifat benda cair. Jikalau kondisi tersebut terjadi pada cartridge atau tangki kalian, segera beli dan ganti dengan yang baru.

Gunakan liquid yang benar – Penggunaan liquid yang salah pun juga menjadi penyebab yang paling umum. Karena kekentalan liquid akan berpengaruh dengan coil serta pemanasan yang dikeluarkan oleh vape kalian. Untuk cartridge, yang notabene vape berjenis pod, liquid yang paling tepat adalah liquid yang ber PG VG 50:50 karena teksturnya lebih cair agar lebih mudah terserap dengan baik di coil pod, berbeda dengan 60:40 atau 70:30 yang lebih kental dan susah untuk diserap coil pod. Namun jikalau untuk vape mod yang menggunakan RTA, semua rasio akan cocok karena komponen coilnya berbeda dari pod dan power mod yang lebih besar.

Faktor kesialan – Nah, untuk penyebab terakhir adalah faktor kesialan yang tentu hampir tidak bisa kita hindari. Seperti yang sudah dijelaskan di awal artikel, bahwa beberapa brand terkenal pun memiliki masalah leaking di produk tangki atau cartridgenya, entah karena kualitasnya yang kurang baik atau alasan lain, dan juga memang beberapa produk tangki atau cartridge tidak diklaim 100% leakproof (anti-leaking). Jadi, solusi untuk masalah demikian adalah, beli dan gunakan vape dari brand yang memang menjanjikan kualitas yang bagus bagi penggunanya.

Jadi demikian artikel kali ini, semoga informasi yang disampaikan dalam artikel ini dapat membantu kalian. Terimakasih telah menyimak artikel ini sampai habis, sampai ketemu di artikel selanjutnya!