Hai vapers! Buat kamu pengguna pod system yang bingung memilih cartridge 0.8 Ohm atau 0.6 Ohm, perbedaannya bukan cuma soal angka.
Nilai resistansi ini sangat berpengaruh pada rasa, tebal uap, konsumsi baterai, hingga sensasi nikotin yang kamu rasakan saat vaping.
Itulah sebabnya, pilihan cartridge akan menentukan mana yang terasa lebih enak dipakai dan lebih awet untuk harian.
Baca Lebih Lengkap: Apa itu Cartridge Pod? Simak Fungsi, Harga, dan Cara Merawatnya
Lalu, mana yang lebih enak dan awet, cartridge 0.8 Ohm atau 0.6 Ohm? Yuk, simak perbedaannya di bawah ini.
Perbedaan Cartridge Pod 0.8 Ohm dan 0.6 Ohm
Berikut merupakan perbedaan cartridge pod 0.8 Ohm dan 0.6 Ohm yang wajib banget kamu tau agar kualitas vapingmu lebih maksimal, diantaranya:
1. Tingkat Resistensi
Perbedaan paling dasar terletak pada nilai resistansinya. Cartridge 0.8 Ohm memiliki hambatan listrik lebih tinggi dibandingkan 0.6 Ohm.
Semakin kecil angka Ohm, semakin besar arus listrik yang mengalir ke coil. Artinya, cartridge 0.6 Ohm akan memanas lebih cepat dan lebih panas dibandingkan 0.8 Ohm, sehingga menghasilkan karakter vaping yang berbeda.
2. Kebutuhan Daya
Cartridge 0.6 Ohm membutuhkan daya lebih besar untuk bekerja optimal. Karena itu, biasanya lebih cocok untuk device yang bisa mengatur watt lebih tinggi.
Sebaliknya, 0.8 Ohm lebih hemat daya karena bekerja pada watt lebih rendah, sehingga lebih ramah baterai dan cocok untuk vaping santai sepanjang hari.
3. Produksi Uap & Rasa
Dari sisi performa, 0.6 Ohm menghasilkan uap lebih tebal dengan rasa yang lebih “nendang” karena panas coil lebih tinggi. Cocok buat kamu yang suka cloud lebih besar.
Sementara 0.8 Ohm menghasilkan uap lebih ringan dengan sensasi yang lebih halus, sehingga terasa lebih smooth dan nyaman untuk pemakaian lama.
4. Konsumsi Baterai
Karena membutuhkan daya lebih besar, cartridge 0.6 Ohm akan lebih cepat menguras baterai.
Jika kamu ingin baterai lebih awet dan tidak sering nge-charge, 0.8 Ohm jadi pilihan yang lebih efisien.
5. Sensasi Nikotin & Liquid
Cartridge 0.6 Ohm cenderung memberikan throat hit lebih kuat dan sensasi nikotin yang lebih “nampol”, cocok untuk freebase ringan atau salt nic rendah.
Sedangkan 0.8 Ohm menghasilkan sensasi nikotin yang lebih lembut, ideal untuk salt nic dan pemakaian harian tanpa bikin tenggorokan cepat capek.
6. Keawetan Cartridge
Dari segi umur pakai, cartridge 0.8 Ohm cenderung lebih awet dibandingkan 0.6 Ohm. Hal ini karena 0.8 Ohm bekerja di suhu dan daya yang lebih rendah, sehingga coil tidak cepat gosong dan liquid tidak mudah terbakar.
Sebaliknya, 0.6 Ohm memanas lebih cepat dan lebih panas, membuat coil lebih cepat aus terutama jika sering digunakan dengan liquid manis atau vaping berulang tanpa jeda.
Cara Merawat Cartridge Pod
Berikut adalah beberapa tips cara merawat cartridge pod kalian agar awet dan menghasilkan flavour yang maksimal, diantaranya:
1. Bersihkan Area Sekitar Cartridge
Pastikan bagian luar cartridge tetap bersih dari debu, sisa liquid, atau kotoran lainnya yang bisa mengganggu koneksi ke device.
2. Bersihkan Mouthpiece (Ujung Hisap)
Bagian ini langsung bersentuhan dengan mulut, jadi penting untuk rutin dibersihkan agar tetap higienis dan bebas dari residu liquid atau debu.
3. Bersihkan Bagian Dalam Cartridge
Jika memungkinkan, bersihkan bagian dalam cartridge dengan hati-hati menggunakan cotton bud atau tisu kering untuk menghindari penumpukan residu.
4. Lakukan Perawatan Secara Rutin
Merawat cartridge secara berkala dapat memperpanjang usia pakainya dan menjaga kualitas rasa liquid tetap maksimal.
Baca Juga: Cara Membersihkan Cartridge Pod yang Mudah
Kesimpulannya
Pilih 0.6 Ohm jika kamu suka uap tebal, rasa bold, dan sensasi nikotin kuat. Pilih 0.8 Ohm jika kamu ingin lebih hemat baterai, lebih halus, dan nyaman untuk daily.
Dengan memilih cartridge yang tepat, pengalaman vaping kamu bakal terasa jauh lebih maksimal
Berikut tabel kesimpulan singkat dari cartridge dengan resistensi 0.8 Ohm dan 0.6 Ohm, diantaranya:
|
Aspek |
0.6 Ohm |
0.8 Ohm |
|
Rasa |
Lebih bold & tebal |
Lebih smooth |
|
Uap |
Lebih banyak |
Lebih tipis |
|
Konsumsi Liquid |
Lebih boros |
Lebih hemat |
|
Baterai |
Lebih cepat habis |
Lebih awet |
|
Hit di Tenggorokan |
Lebih kuat |
Lebih ringan |
|
Umur Coil |
Cenderung lebih pendek |
Biasanya lebih panjang |
Baca Artikel Lainnya
Cartridge Pod Cepat Gosong? Begini Cara Priming yang Benar!
Tips Memilih Jenis Liquid yang Cocok dengan Cartridge Pod 0.4, 0.6, 0.8 Ohm!





